Mungkin bagi sebagian blogger, google analytics hanyalah satu dari sekian banyak kelengkapan untuk “mempercantik blog” mereka.
Jujur saja, Google Analytics kebanyakan cuma dipakai untuk menghitung jumlah Pageview dan Unique Visitor saja. Paling jauh dipakai sebagai alat verifikasi blog di layanan Google Webmasters, itu saja. titik !
Menurut saya, sebenarnya ada 3 orang (minimal) yang mempunyai kepentingan atas data yang di catat dan di olah oleh Google Analytics tersebut. Dibawah ini akan saya jelaskan 3 pihak yang berkepentingan tersebut, beberapa penjelasan singkat dan tips yang mungkin akan berguna untuk blog anda
1. Pemilik Blog
Selain mengamati tayangan laman dan pengunjung unik, masih banyak angka angka yang bisa kita cermati, mari saya jelaskan satu per satu angka angka tersebut;
- Kunjungan: Jumlah orang yang berkunjung ke Blog kita dan atau berkunjung kembali ke blog kita
- Pengunjung Unik: Jumlah orang unik yang berkunjung (1 orang dihitung 1x kunjungan walaupun mereka bolak balik mengunjungi blog kita dalam rentang 1 bulan data google analytics)
- Tayangan Laman: Total halaman yang dibaca oleh semua kunjungan
- Laman/Kunjungan: Dan secara rata rata, menurut data di atas, mereka mengunjungi 2,27 halaman dalam 1x kunjungan
- Waktu Rata-Rata di Situs: Lamanya waktu yang dihabiskan oleh rata rata pengunjung saat mengunjungi blog kita
- Rasio Pentalan: Mereka yang datang dari Search Engine dan langsung menutup atau mengklik back (kembali) di browser mereka dalam hitungan detik
- Kunjungan Baru: Persentase antara pengunjung baru berbanding pengunjung lama yang selalu setia hadir menemani blog anda
Rasio Pentalan
Rasio Pentalan alias Bouncing Rate mempengaruhi sisi kualitas blog anda, semakin besar angkanya, semakin buruk blog anda. Situs situs besar biasanya memiliki rasio pentalan hanya dikisaran angka 25% saja.
Pentalan, seperti yang telah saya sebutkan di atas adalah saat dimana pengunjung blog anda (dari manapun mereka berasal) menutup/ meng “close ataupun menekan tombol kembali / back tidak lama setelah mereka meloading blog anda.
Faktor yang mempengaruhi mereka melakukan pentalan antara lain: Blog anda terlalu berat, informasi yang mereka cari ternyata salah (bukan yang dimaksud/dicari), Blog anda terlalu ribet dll dll yang pada intinya adalah: Mereka tidak suka blog anda !
Laman/ Kunjungan dan Waktu rata-rata di Situs
Semakin banyak halaman yang di kunjungi oleh 1 orang pengunjung, semakin lama mereka berada di blog anda adalah sesuatu yang menggembirakan, mereka menyukai blog anda.
Tapi secara kebalikan, semakin sedikit waktu yang mereka habiskan, semakin sedikit halaman yang mereka baca hanya mengartikan bahwa informasi yang anda sajikan kurang lengkap untuk mereka bisa berlama lama di blog anda.
Situs situs besar setau saya memiliki rata rata kunjungan 10 halaman per visitor dan waktu rata rata di situs sebanyak 10 menit.
Alur Pengunjung, Gambaran Tentang Interaksi dan Prilaku Pengunjung Saat Berselancar di Blog Anda
Detail Tiap Group Menjelaskan halaman mana yang bertanggung jawab atas besarnya Rasio Pentalan
Kunjungan Baru
Dari data diatas terbaca 87,60% pengunjung yang tercatat adalah pengunjung baru. Apakah ini sesuatu yang menggembirakan atau tidak ? Tergantung cara anda menterjemahkannya.
Kunjungan baru bisa saja anda dapatkan dari mesin pencarian. Tapi seandainya anda telah mengandalkan social network yang anda miliki seperti Facebook Fanpage dan Twitter Follower yang anggotanya sangat banyak untuk menyebarkan artikel blog anda, ini mungkin bisa diterjemahkan bahwa, penggemar atau follower anda yang berjumlah banyak tersebut tidak berandil banyak dalam meningkatkan jumlah visitor blog anda. Bisa jadi target viewer yang anda harapkan tidak tercapai secara sempurna alias salah sasaran.
Namun analisa di atas bisa terbalik seandainya anda hanya memiliki jumlah fans dan follower yang sedikit dan Google Analytics mengisyaratkan hanya ada sedikit jumlah pengunjung baru. Kemungkinan besar hal ini merupakan indikasi bahwa SEO anda di mesin pencarian sangatlah buruk, jumlah pengunjung baru yang berasal dari search engine sangatlah sedikit.
2. Google
Seperti yang di isukan oleh banyak orang, Google telah melakukan data mining alias mengambil data yang terdapat di dalam Google Analytics ini untuk kepentingan Search Engine yang mereka jalankan.Rasio Pentalan yang terlalu tinggi akan digunakan google sebagai indikator bahwa konten/blog yang anda miliki sangat tidak bermutu, dan bisa jadi blog anda cuma berisi konten AGC tanpa informasi apapun, ini menurut prilaku pengunjung, bukan menurut algoritma google. Jadi jangan salahkan google, salahkan pengunjung anda ^^
Jumlah Tayangan laman dan lama waktu rata-rata di situs juga digunakan google untuk menilai struktur navigasi blog dan kualitas tulisan yang anda posting. Secara isi kurang menarik atau buruknya navigasi antar halaman bisa jadi menyebabkan pengunjung tidak betah berlama lama di blog anda dan tidak melanjutkan membaca ke postingan anda yang selanjutnya.
Dampaknya mengerikan, postingan anda akan jatuh bebas dari serp google dan page rank anda kemungkinan akan menghilang. Kemungkinan paling buruk, situs anda akan mendapat penalti deindex dan menghilang dari serp selama lama lama lama lamanya…
Sebagian bahkan dengan paranoidnya memilih untuk menghilangkan script google analytics dengan harapan mereka bisa menyembunyikan sisi gelap blog mereka dari pengamatan google.
3. Advertiser / Broker Iklan PPC (Pay Per Click)
Apa yang pertama kali diminta oleh advertiser saat
anda melamar di layanan mereka ? Betul, mereka pasti akan minta
screenshoot Google Analytics blog yang anda miliki.Beberapa advertiser mensyaratkan jumlah pengunjung unik dan tayangan laman tertentu agar bisa bergabung dan mendapatkan dollar maupun rupiah dari iklan yang mereka sebarkan.
Seperti Innity misalnya, saat ini mereka mensyaratkan angka 200.000 tayangan laman perbulan. Adstars mematok angka 150.000 tayangan laman.
Sebenarnya angka ini bukan murni untuk kepentingan mereka, tapi sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri.
Apa gunanya bergabung bila jumlah tayangan laman yang kita miliki terlalu kecil. Ujung ujungnya kita sendiri yang kesulitan untuk memenuhi target minimal pembayaran.
Click Through Rate alias CTR adalah presentase yang digunakan advertiser untuk menilai seberapa banyak iklan yang di klik pengunjung berbanding dengan jumlah tayangan laman yang kita mampu penuhi.
Contoh, bila dalam 1000 kunjungan ada 1 klik iklan dari pengunjung, itu berarti nilai CTR anda adalah sekitar 0.1%
Angka aman CTR adalah di kisaran 10%, walau sebenarnya angka ini pun sudah memberikan bayangan kecurigaan dari pihak advertiser. Bayangkan dalam 1000 kunjungan ada 100 klik, sungguh fantastis. Jangan jangan anda klik sendiri iklan anda hehehehe, semoga saja tidak begitu !
Angka realistis CTR adalah sekitar 1 s/d 0.5% saja, artinya dari 1000 pengunjung ada sekitar 10x klik iklan saja.
Mari kita berhitung, bila minimal Payment Order (PO) adalah Rp.1.000.000,- (syarat innity/google adsense) dan angka harga 1 klik iklan misalnya Rp. 1000,-. Maka dibutuhkan 1000x klik untuk mencapai target PO.
Bila CTR yang kita miliki di kisaran realistis 1%, Itu berarti anda harus memiliki 1000 x 100/1 = 100.000 tayangan laman per bulan.
Wajar bukan kalau seandainya mereka mensyaratkan minimal tayangan laman di angka 150 – 200 ribu per bulan ? Tentu anda juga ingin bisa mendapatkan penghasilan setiap bulannya, bukan setiap tahunnya saja.
Sebagai Catatan: Beberapa advertiser / broker iklan lokal mensyaratkan hanya 1x per pengunjung, ini artinya bila setiap pengunjung tersebut melakukan klik iklan lebih dari 1x, maka system advertiser/broker iklan hanya akan menghitung klik yang pertama saja. Ini berarti bahwa anda harus memperbesar angka Kunjungan Baru sebanyak yang anda bisa.
Tips Mengoptimalkan Angka Angka Google Analytics
- Kunjungan dan Pengunjung Unik: Cobalah untuk membangun sebuah halaman Facebook Fanpage dan Akun Twitter. Jangan lupa sebarkan artikel anda di dua tempat tersebut, dan bantu juga penyebarannya di situs Social Bookmark seperti lintas me dan infogue, dan jangan lupa juga untuk menyebarkannya di Forum Forum Online, Portal Berita semisal ureports vivanews, kompasiana dan blogdetik.
- Khusus untuk Facebook Fanpage, anda bisa bergabung dengan group Facebook yang sudah punya banyak member dan coba sebarkan artikel/fanpage anda di sana.
- Khusus untuk Twitter, anda bisa melakukan follow terlebih dahulu, sebab biasanya dengan aksi ini, mereka akan melakukan follow back ke akun twitter anda.
- Tayangan Laman: Perbanyak jumlah konten/artikel/postingan di blog anda untuk memperkaya keywords, semakin kaya perbendaharaan keywords yang anda miliki, semakin besar kemungkinan blog anda dikunjungi melalui search engine atau mesin pencarian.
- Malas bikin postingan terlalu banyak untuk memperkaya keywords ? Mungkin ada baiknya anda melakukan riset keywords populer dan mengoptimisasinya sehingga artikel anda bisa mendapat tempat yang layak di sisi Google, amiin.
- Laman/Kunjungan: Perbaiki sistem navigasi di blog anda, tambahkan plugin/widget/script artikel terkait untuk memancing pengunjung membaca artikel yang mungkin sama menariknya dengan artikel yang telah dia baca.
- Usahakan tiap artikel/halaman yang ada di blog anda bisa di akses tidak lebih dari 3 klik dari halaman utama/ homepage
- Waktu rata-rata di situs: Selain dengan cara memperbaiki sistem navigasi yang telah saya sebutkan diatas, mungkin anda bisa lengkapi setiap artikel yang anda tulis dengan detail detail yang, mungkin saja diinginkan oleh pembaca anda. Ingat, google quality guidelines juga mensyaratkan agar anda jangan terlalu terburu buru dalam menulis artikel, dan diharapkan telah melakukan riset mendalam saat menulis dan memberikan berita berimbang di kedua sisi subyek maupun obyek yang di tulis.
- Rasio Pentalan: Saat anda melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada point ‘waktu rata-rata di situs’ otomatis anda akan mengurangi angka Rasio Pentalan yang mungkin terjadi di blog anda. Cermati juga speed dan loading Blog anda yang bisa jadi terlalu berat untuk dibuka. Kurangi widget/plugin yang tidak berguna dan silahkan ukur/analisa dan perbaiki kecepatan blog anda menurut saran yang diberikan oleh situs http://gtmetrix.com/ atau situs http://pagespeed.googlelabs.com/
- Kunjungan Baru: Jadikan mereka sebagai penggemar setia blog anda, tambahkan tombol Facebook Fanpage dan Twitter Follower atau bahkan Subscribe by mail/ membership di blog anda. Anda mungkin mengharapkan angka kunjungan baru sebesar besarnya dalam menghadapi advertiser yang menganut kebijakan 1 klik per IP Address, tapi saya yakin anda juga mengharapkan mereka selalu setia untuk mengunjungi blog anda secara berkala.
EBO
sumber : http://1h2j.gaptekupdate.com/apa-sih-fungsi-nyata-google-analytics/
Posted in Wawasan Nusantara
Leave a comment
Jiwa Enterprenuer Sejati
1. Sugesti diri pribadi.
Berkatalah selalu “aku bisa… aku bisa..!!” sekuat dan sekencang
mungkin, apalagi ketika kita berada pada kondisi ketakutan dan ketidakmampuan.
Sugesti ini akan menimbulkan energi positif dalam pribadi dan membuat kita
menjadi berpikir positif dan berani menghadapi tantangan PH Production House.2. Berkumpullah bersama pengusaha untuk mengatahui seperti apa dunia
kewirausahaan itu.
mungkin, apalagi ketika kita berada pada kondisi ketakutan dan ketidakmampuan.
Sugesti ini akan menimbulkan energi positif dalam pribadi dan membuat kita
menjadi berpikir positif dan berani menghadapi tantangan PH Production House.2. Berkumpullah bersama pengusaha untuk mengatahui seperti apa dunia
kewirausahaan itu.
Tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak sayang.
Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan tips yang dijelaskan di atas. Dengan
berkumpul dengan pengusaha, maka kita akan tahu seperti apa dunia usaha yang
sebenarnya, sehingga argumen2 yang menggejolak di dalam diri kita akan
terkoreksi ketika mengetahui seperti apa dunia PH Production House
yang sebenarnya.3. Kalau belum berani mengeluarkan modal untuk memulai berwirausaha, kenapa
tidak mencoba menghilangkan ketakutan itu?? Kebanyakan orang takut berwirausaha karena mereka takut uang mereka akan
menjadi miskin, atau mereka akan dijerat mafia dunia bisnis PH Production House, atau waktu mereka akan banyak tersita, dan alasan2 lainnya.
Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan tips yang dijelaskan di atas. Dengan
berkumpul dengan pengusaha, maka kita akan tahu seperti apa dunia usaha yang
sebenarnya, sehingga argumen2 yang menggejolak di dalam diri kita akan
terkoreksi ketika mengetahui seperti apa dunia PH Production House
yang sebenarnya.3. Kalau belum berani mengeluarkan modal untuk memulai berwirausaha, kenapa
tidak mencoba menghilangkan ketakutan itu?? Kebanyakan orang takut berwirausaha karena mereka takut uang mereka akan
menjadi miskin, atau mereka akan dijerat mafia dunia bisnis PH Production House, atau waktu mereka akan banyak tersita, dan alasan2 lainnya.
4. Perbanyak bahan referensi entrepreneurship.Agar kita lebih yakin untuk melangkah, kita butuh buku panduan PH Production
House. Dengan buku panduan, selain kita lebih yakin, kita juga menjadi lebih
berani dalam mengambil keputusan dalam dunia usaha PH Production House.
Ketakutan kita juga akan semakin berkurang dikarenakan kita telah menguasai
buku panduan kita dalam mengarungi samudera entrepreneurship. 5. Jangan cuma diam dan membaca, Lakukan sekarang!!
Ada pepatah yang bilang, seseorang pasti bisa kalau dipaksa. Sebenarnya segala
ketakutan anda mengenai dunia usaha perlahan pasti akan luntur seandainya anda
langsung mencoba terjun untuk berwirausaha di PH Production House.
sumber :http://fariddjunks.blogspot.comHouse. Dengan buku panduan, selain kita lebih yakin, kita juga menjadi lebih
berani dalam mengambil keputusan dalam dunia usaha PH Production House.
Ketakutan kita juga akan semakin berkurang dikarenakan kita telah menguasai
buku panduan kita dalam mengarungi samudera entrepreneurship. 5. Jangan cuma diam dan membaca, Lakukan sekarang!!
Ada pepatah yang bilang, seseorang pasti bisa kalau dipaksa. Sebenarnya segala
ketakutan anda mengenai dunia usaha perlahan pasti akan luntur seandainya anda
langsung mencoba terjun untuk berwirausaha di PH Production House.
Posted in Wawasan Nusantara
Leave a comment
Kiprah Para Digitalpreneur : m-STARS: Andalkan Passion
Belakangan ini banyak perusahaan content atau service provider
yang gulung tikar. Penyebabnya? Mereka hanya mengandalkan financial
capital sebagai modal utama. “Padahal, modal utama yang dibutuhkan
information and communication technology entrepreneur adalah passion
agar tetap bisa bersaing dan bertahan,” ujar Joseph Lumban Gaol. Dengan
passion, CEO PT Antar Mitra Prakarsa (AMP) itu menjelaskan, pengusaha
akan terpacu untuk terus berkreasi. Ujung-ujungnya, pelaku bisnis ini
dapat bermanuver lebih cepat.
Bagi Joseph, bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT) merupakan industri kreatif sehingga dibutuhkan model bisnis yang kreatif pula. Itulah sebabnya, meski telah sukses meluncurkan m-STARS pada 2007 dan menjadi pionir bisnis service provider, pihaknya tidak lekas puas. Melalui divisi strategi korporat, AMP terus berinovasi menelurkan ide-ide bisnis untuk produk dan layanan terbarunya.
Salah satu terobosannya adalah mengubah positioning. Ketika bisnis service provider yang fokus pada mobile agak jenuh, strateginya adalah mengubah positioning m-STARS secara perlahan menjadi media alternatif. Maklum, media tradisional kurang interaktif, sebaliknya dengan media alternatif lebih interaktif, ada payment system dan bisa membidik para pengiklan.
Kini, M-STARS mempunyai 6 bisnis: mobile commerce, mobile content, mobile advertising, music portal, digital label dan 3D social media. Dari keenam mesin uangnya itu, diakui Joseph, divisi mobile content dan digital label memberi kontribusi revenue terbesar. Rinciannya, 50% dari mobile content, 25% dari digital label dan 25% lagi dari keempat bisnis lain. Sayang, pemilik 100 karyawan itu ogah buka kartu berapa total omset yang diraihnya.
Dijelaskannya, untuk bisnis mobile content, m-STARS menjual konten ke semua operator telekomunikasi, kecuali Mobile-8. Misalnya, konten dari tabloid Bola untuk Dunia Bola Telkomsel.
Bisnis digital label m-STARS mengusung nama dr.m. Bidang ini mulai dirintis pada 2008. Ada dua peran yang dimainkan dr.m, yaitu sebagai label yang merilis single (bukan album) dalam bentuk digital dan membantu mendistribusikan ring back tone (RBT). Single yang sukses dirilis dr.m antara lain Lentera Jiwa yang dinyanyikan Nugie, Online yang dibawakan Saykoji, dan Okelah Kalo Begitu dari Warteg Boyz. Tidak kurang dari 300 single lagu sudah didistribusikan RBT-nya oleh dr.m. Salah satu yang paling banyak diunduh adalah RBT Kuburan Band, Lupa-lupa Ingat.
Bagaimana dengan performa empat bisnis m-STARS yang lain? Bisnis media sosial 3D m-STARS diberi nama LILO. Ini adalah permainan online di dunia maya seperti Second Life. Target yang disasar m-STARS adalah remaja usia 12-19 tahun. Hebatnya, sekarang jumlah member-nya 150 ribu user. Dari jumlah tersebut, 30 ribu di antaranya adalah anggota aktif.
Lelaki berdarah Batak, kelahiran 11 Juni 1969, itu mengungkapkan, di bidang mobile commerce yang digeluti sejak awal 2009, m-STARS berperan sebagai payment gateway. Kliennya sekitar 30 merchant online, antara lain Gramedia Online, Mandala Airlines dan Pesan Delivery. Selain itu, klien datang dari kalangan agen/penjual pulsa online yang jumlahnya mencapai 2.000-an.
Bisnis mobile advertising dibesut Joseph pada 2007. Dia menganggap mobile adv sebagai media alternatif. Kala itu dia mengklaim bahwa perusahaannya adalah satu-satunya perusahaan lokal yang menawarkan jasa di bidang mobile adv secara komprehensif. Kliennya antara lain TVS, Garudafood, Citibank, Grup Orang Tua, Mizone, Unilever, Green Sand, Air Asia dan Softex.
Bagaimana dengan bisnis music portal? Bisnis yang dirambah sejak medio 2009 itu diawali dengan peluncuran portal musik bernama Popmaya, singkatan dari kata popular on maya (populer di dunia maya). Melalui situs http://www.popmaya.com, media ini menyajikan segala hal yang berkaitan dengan musik. Saat ini Popmaya memiliki 20 ribu member dan page view-nya di angka 500 ribu/bulan. Dengan prestasinya itu, pada Desember 2009 Popmaya terpilih sebagai Hot & Freaky 2010 versi Majalah Trax.
Tahun ini Joseph menargetkan omset m-STARS naik dua kali lipat. Salah satu strateginya adalah fokus pada mobile adv sebagai media alternatif para pengiklan. Maklum, tahun 2009 total billing yang didapat m-STARS mencapai Rp 2 miliar. “Prospek bisnis ini sangat potensial. Kini, justru media-media dari luar negerilah yang menikmati potensi pasar iklan lewat mobile phone. Lihatlah Admob. Situs dari AS ini traffic-nya pernah mendapatkan 1 miliar page view dari Indonesia dalam sebulan,” papar mantan Manajer Produk Senior PT Excelcomindo Pratama itu, tentunya dengan passion yang menggebu.
source : http://www.ciosociety.com/2010/04/09/kiprah-para-digitalpreneur-m-stars-andalkan-passion/
Bagi Joseph, bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT) merupakan industri kreatif sehingga dibutuhkan model bisnis yang kreatif pula. Itulah sebabnya, meski telah sukses meluncurkan m-STARS pada 2007 dan menjadi pionir bisnis service provider, pihaknya tidak lekas puas. Melalui divisi strategi korporat, AMP terus berinovasi menelurkan ide-ide bisnis untuk produk dan layanan terbarunya.
Salah satu terobosannya adalah mengubah positioning. Ketika bisnis service provider yang fokus pada mobile agak jenuh, strateginya adalah mengubah positioning m-STARS secara perlahan menjadi media alternatif. Maklum, media tradisional kurang interaktif, sebaliknya dengan media alternatif lebih interaktif, ada payment system dan bisa membidik para pengiklan.
Kini, M-STARS mempunyai 6 bisnis: mobile commerce, mobile content, mobile advertising, music portal, digital label dan 3D social media. Dari keenam mesin uangnya itu, diakui Joseph, divisi mobile content dan digital label memberi kontribusi revenue terbesar. Rinciannya, 50% dari mobile content, 25% dari digital label dan 25% lagi dari keempat bisnis lain. Sayang, pemilik 100 karyawan itu ogah buka kartu berapa total omset yang diraihnya.
Dijelaskannya, untuk bisnis mobile content, m-STARS menjual konten ke semua operator telekomunikasi, kecuali Mobile-8. Misalnya, konten dari tabloid Bola untuk Dunia Bola Telkomsel.
Bisnis digital label m-STARS mengusung nama dr.m. Bidang ini mulai dirintis pada 2008. Ada dua peran yang dimainkan dr.m, yaitu sebagai label yang merilis single (bukan album) dalam bentuk digital dan membantu mendistribusikan ring back tone (RBT). Single yang sukses dirilis dr.m antara lain Lentera Jiwa yang dinyanyikan Nugie, Online yang dibawakan Saykoji, dan Okelah Kalo Begitu dari Warteg Boyz. Tidak kurang dari 300 single lagu sudah didistribusikan RBT-nya oleh dr.m. Salah satu yang paling banyak diunduh adalah RBT Kuburan Band, Lupa-lupa Ingat.
Bagaimana dengan performa empat bisnis m-STARS yang lain? Bisnis media sosial 3D m-STARS diberi nama LILO. Ini adalah permainan online di dunia maya seperti Second Life. Target yang disasar m-STARS adalah remaja usia 12-19 tahun. Hebatnya, sekarang jumlah member-nya 150 ribu user. Dari jumlah tersebut, 30 ribu di antaranya adalah anggota aktif.
Lelaki berdarah Batak, kelahiran 11 Juni 1969, itu mengungkapkan, di bidang mobile commerce yang digeluti sejak awal 2009, m-STARS berperan sebagai payment gateway. Kliennya sekitar 30 merchant online, antara lain Gramedia Online, Mandala Airlines dan Pesan Delivery. Selain itu, klien datang dari kalangan agen/penjual pulsa online yang jumlahnya mencapai 2.000-an.
Bisnis mobile advertising dibesut Joseph pada 2007. Dia menganggap mobile adv sebagai media alternatif. Kala itu dia mengklaim bahwa perusahaannya adalah satu-satunya perusahaan lokal yang menawarkan jasa di bidang mobile adv secara komprehensif. Kliennya antara lain TVS, Garudafood, Citibank, Grup Orang Tua, Mizone, Unilever, Green Sand, Air Asia dan Softex.
Bagaimana dengan bisnis music portal? Bisnis yang dirambah sejak medio 2009 itu diawali dengan peluncuran portal musik bernama Popmaya, singkatan dari kata popular on maya (populer di dunia maya). Melalui situs http://www.popmaya.com, media ini menyajikan segala hal yang berkaitan dengan musik. Saat ini Popmaya memiliki 20 ribu member dan page view-nya di angka 500 ribu/bulan. Dengan prestasinya itu, pada Desember 2009 Popmaya terpilih sebagai Hot & Freaky 2010 versi Majalah Trax.
Tahun ini Joseph menargetkan omset m-STARS naik dua kali lipat. Salah satu strateginya adalah fokus pada mobile adv sebagai media alternatif para pengiklan. Maklum, tahun 2009 total billing yang didapat m-STARS mencapai Rp 2 miliar. “Prospek bisnis ini sangat potensial. Kini, justru media-media dari luar negerilah yang menikmati potensi pasar iklan lewat mobile phone. Lihatlah Admob. Situs dari AS ini traffic-nya pernah mendapatkan 1 miliar page view dari Indonesia dalam sebulan,” papar mantan Manajer Produk Senior PT Excelcomindo Pratama itu, tentunya dengan passion yang menggebu.
source : http://www.ciosociety.com/2010/04/09/kiprah-para-digitalpreneur-m-stars-andalkan-passion/
Posted in Wawasan Nusantara
Leave a comment
Pengantar Content Provider
I. Pendahuluan
Content Provider (CP) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis sebagai penyedia layanan jasa (data transfer, download ringtones, logo, kuis, polling, dan lain sebagainya) untuk aplikasi mobile.
Dengan maraknya penggunaan ponsel dalam mengirim dan menerima SMS, maka
dalam waktu singkat muncul beberapa jenis layanan berbasis SMS. Saat
ini masyarakat tidak lagi memanfaatkan SMS untuk mengirim SMS saja,
namun dengan teknologi SMS memungkinkan komsumen meminta layanan yang
disediakan oleh operator dan perusahan content provider.
Jenis layanan begitu beragam dari jenis layanan informasi sederhana
seperti informasi valuta asing, film bioskop, informasi cuaca,
informasi kemacetan lalu lintas, info zodiac, layanan untuk pertemanan,
hingga jenis layanan yang cukup kompleks seperti transaksi perbankan
melalui SMS. Selain itu juga ada layanan mobile data content yang
bersifat satu arah seperti polling dan kuis melalui SMS.
Bisnis Content Provider juga bisa dikatakan sebagai bisnis SMS
Premium. Mengapa dikatakan SMS Premium ? Dikatakan Premium karena dari
segi tariff SMS Premium lebih mahal dari tariff SMS biasa dan juga
layanan yang diberikan beragam bukan hanya kirim dan terima SMS dalam
bentuk text biasa saja. Pengertiannyapun hampir sama dengan Content
Provider yaitu SMS Premium adalah sebuah layanan ponsel yang memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi terbaru tentang berita, olahraga, dunia hiburan, dan lain-lain, mendapatkan ramalan zodiak
terbaru, mengikuti undian berhadiah, mendapatkan nada sambung pribadi,
bahkan juga digunakan untuk memilih peserta favorit kita dalam sebuah
acara realitas di televisi dan lainnya.
II. Karakteristik Layanan Content Provider
Layanan Content Provider (CP) atau bisa disebut juga SMS Premium
memiliki karakteristik yang unik. Keunikan Layanan Content Provider ini
bisa dilihat dari segi identitas penomoran layanannya yaitu berupa short number / nomor singkat yang biasanya terdiri dari 4 digit angka yang unik atau biasa disebut juga dengan sebutan Abbreviated Dialling Number (ADN). Abbreviated Dialling Number (ADN) adalah
fasilitas pada layanan telepon untuk mensandikan nomor telepon yang
dipanggil menjadi nomor yang singkat dan mudah diingat
Kalau identitas penomoran kartu SIM CARD Handphone seorang pemakai
biasanya berkisar antara 11 – 12 digit nomor dengan beragam nomor, maka
untuk layanan Content Provider ini biasanya penomoran terdiri dari 4
digit nomor yang unik. Misalnya untuk layanan Content Provider Kuis
Berhadiah memiliki penomoran identitas yaitu 1234.
III. Pihak yang Terkait Layanan Content Provider
Secara garis besar ada tiga pihak yang terlibat dalam bisnis Layanan Content Provider/SMS Premium ini, yaitu :
1. Operator Seluler (baik GSM maupun CDMA).
2. Para pelanggan operator seluler tersebut.
3. Penyedia layanan, yang lebih dikenal sebagai Content Provider (CP).
Proses bisnis layanan Content Provider berdasarkan pihakppihak yang terlibat dapat digambarkan seperti berikut ini :
- Pelanggan akan mengirimkan SMS ke sebuah nomor khusus/short number atau mungkin dikenal juga dengan ADN (Abbreviated Dialling Number). SMS tersebut kemudian akan diterima oleh SMS Center operator seluler.
- Kemudian oleh operator seluler, SMS tersebut akan
diteruskan ke Content Provider. Operator sendiri dapat bertindak sebagai
Content Provider, namun biasanya bagian ini melibatkan pihak perusahaan
rekanan.
- Oleh Content Provider, SMS tersebut akan diolah dan hasilnya akan dikembalikan ke operator seluler.
- Operator kemudian akan meneruskan hasil proses Content Provider tersebut menjadi SMS balasan bagi pelanggan.
IV. Jenis Layanan Content Provider
Secara umum, tipe layanan Content Provider ini dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu :
- SMS Pull.
Pada SMS Pull ini, subscriber/konsumen akan mengirimkan kode-kode
tertentu untuk meminta informasi/content dan dikirimkan ke ADN.
Selanjutnya request SMS tersebut kemudian akan di proses oleh Content
Provider untuk kemudian hasilnya kirimkan kembali ke si
subscriber/konsumen. Yang biasa menggunakan model ini biasanya adalah
kuis, polling, atau information on demand (IOD) seperti info bioskop, lulus UMPTN, info jalan raya dan info sejenis lainnya.
- SMS Push.
Pada SMS Push ini, informasi diberikan secara searah dari Content
Provider ke konsumen/subscriber. Biasanya hal ini didahului dengan
sebuah mekanisme pendaftaran/registrasi. Misalnya untuk mendapatkan
content harian berupa humor, nasihat, berita basi soal gosip dan lain
sebagainya, kita diharuskan untuk daftar dengan mengetikkan suatu
perintah tertentu. Misalnya ketik “REG HUMOR” kirim ke XXXX.
Selanjutnya, secara berkala Content Provider akan mengirimkan secara
rutin SMS ke konsumen/subscriber tersebut. Tentu saja dengan tarif
tertentu untuk SETIAP SMS yang diterima konsumen bersangkutan. Untuk
berhenti berlangganan, ada perintah khusus lainnya yang harus
diketikkan. Misalnya “UNREG HUMOR” kirim ke XXXX.
V. Pentarifan Layanan Content Provider
Terdapat dua macam pentarifan layanan Content Provider ini, yaitu :
- MO (Mobile Originating) Tariff, yaitu tarif akan langsung dikenakan begitu konsumen mengirimkan SMS. Modelnya yaitu dengan system bayar dimuka, maksudnya konsumen mendapat balasan content yang diinginkan maupun tidak biaya SMS tetap diberlakukan yang artinya pulsa konsumen tetap berkurang. Contoh layanan ini adalah kuis-kuis kontes di TV seperti AFI, API, KDI, Indonesian Idol dan sejenisnya. Keuntungannya, subscriber/konsumen membayar sesuai dengan yang dinginkannya. Jika dia ingin memberikan 5 suara untuk seorang kontestan, dia cukup mengirimkan 5 SMS. Kerugiannya, jika dia tidak menerima balasan (misalnya PIN, atau info jadwal kereta) pulsa pelanggan tetap berkurang untuk biaya SMS.
- MT (Mobile Terminating) Tariff, yaitu tarif akan dikenakan begitu SMS balasan diterima oleh handphone konsumen. Saat SMSC operator seluler mengirimkan data content dari Contetn Provider untuk konsumen/subscribernya, operator seluler mampu mendeteksi apakah SMS tersebut sudah diterima atau belum. Saat SMS sudah diterima konsumen/subscriber, SMSC akan memberikan notifikasi ke SMS Gateway untuk melakukan proses pentarifan/charging.
Secara teknis, metode ini lebih menguntungkan untuk
konsumen/subscriber karena kalau konsumen tidak mendapatkan content yang
diminta, dia tidak perlu membayar biaya SMS. Di sisi lain, model tarif
ini banyak digunakan untuk content-content yang sifatnya berlangganan.
Sebagai contoh, A ingin berlangganan content gosip artis karena dia akan
dapat balasan langsung dari ponsel si artis. A kemudian mengirimkan
kode “REG GOSIP” ke nomor XYZQ
misalnya. Kemudian setiap hari Content Provider XYZQ akan mengirimkan
berita gosip tersebut ke ponsel si A. Dan tentu saja setiap kali
menerima SMS content, si A akan dikenakan biaya sebesar sekian rupiah.
Referensi : dari berbagai sumber di internet
Posted in Wawasan Nusantara
Leave a comment
Model Bisnis Layanan Content Provider
I. Model Bisnis Layanan Content Provider
Walau sudah dimulai sejak awal 2000, namun bisnis Content
Provider/SMS Premium ini baru mulai ramai sekitar 4 tahun terakhir.
Pangsa pasar sebenarnya cukup besar. Tahun 2007 diperkirakan pelanggan
seluler Indonesia mencapai angka 80 juta. Pada tahun 2010 ini, total
pelanggan akan berkisar pada angka 100-120juta. Angka penetrasi seluler
sendiri di Indonesia baru 22% dari total populasi. Selain prospek
keuntungan yang menguntungkan, secara teknis untuk membuat Layanan
Content Provider itu mudah .
Sebagai contoh, pada final ajang pencarian bakat menyanyi
diperkirakan ada sekitar 2,5 juta SMS yang terkirim hanya dalam waktu 3
jam. Jika satu SMS dihargai Rp. 2000 maka pendapatan kotor selama 3 jam
itu ada 2,5 juta SMS x Rp. 2000 = Rp. 5 Milyar. Katakanlah bagi hasil
antara operator seluler dengan perusahaan Content Provider adalah 50% –
50%, maka perusahaan Content Provider mendapatkan pemasukan sebesar Rp.
2,5 Milyar hanya dalam 3 jam.
Melihat jumlah keuntungan yang sebesar itu dalam waktu singkat,
maka bermunculanlah usaha Content Provider dari bebagai kelas dan
tingkatan. Namun lama-kelamaan, jumlah perusahaan Content Provider ini
makin banyak dan menjadi kurang efektif bagi operator seluler. Kemudian
operator seluler mulai selektif dalam menerima kerjasama dari perusahaan
Content Provider baik yang baru maupun yang lama yang ingin
memperpanjang kontrak kerjasama. Sekarang, rata-rata operator seluler
menerapkan kuota pendapatan minimal (biasanya bulanan) untuk setiap ADN
yang dimiliki oleh Content Provider. Jika Content Provider tidak
mencapai target kuota bulanan dalam satu periode waktu, maka kontrak
kerjasamanya akan ditinjau ulang. Content Provider tersebut dapat
dicabut haknya untuk tidak dapat memakai ADN sendiri, sebagai gantinya
dia akan menggunakan satu ADN khusus bersama-sama dengan Content
Provider lain bertrafik rendah. Kemungkinan lain adalah diputusnya
kontrak kerjasama antara Operator seluler dengan Content Provider
bersangkutan.
II. Revenue Sharing Layanan Content provider
Pembagian hasil keuntungan dari layanan Content Provider ini
melibatkan dua pihak yang terlibat pada bisnis yang bersangkutan yaitu
antara perusahaan operator seluler dengan perusahaan Content Provider.
Besaran persentase bagi hasil tergantung ketentuan dan kesepakatan
antara perusahaan operator seluler dengan perusahaan Content Provider.
Biasanya operator seluler membuat ketentuan sendiri perihal bagi hasil
pendapatan bisnis SMS premium ini yang harus dipenuhi oleh perusahaan
Content Provider yang ingin bekerjasama dengan operator seluler yang
bersangkutan. Hal ini dikarenakan operator seluler yang mempunyai
peranan penting dalam bisnis Content Provider ini karena mereka sendiri
yang mempunyai peralatan dan perangkat telekomunikasi untuk berbisnis
layanan Content Provider sedangkan perusahaan Content Provider yang
memanfaatkan perangkat-perangkat tersebut untuk menjalankan bisnisnya.
Besaran ketentuan ini berbeda-beda antara satu operator seluler dengan
operator seluler yang lainnya.
Namun, dengan ketentuan yang dibuat oleh operator seluler dengan
menerapkan system kuota pendapatan minimal seperti bulanan bagi setiap
perusahaan Content Provider maka jika terdapat satu atau lebih
perusahaan Content Provider dengan pencapaian kuota pendapatan minimal
terpenuhi atau bahkan trafik SMS layanan yang masuk ke operator seluler
tersebut tinggi maka secara otomatis bagi hasil yang diberikan kepada
perusahaan content provider tersebut akan tinggi persentase bagi
hasilnya. Hal ini berarti bagi hasil yang diterapkan kepada setiap
perusahaan Content Provider oleh suatu operator seluler akan
berbeda-beda besaran presentasenya.
Secara matematis, untuk perhitungan bagi hasil antara operator
seluler dengan perusahaan Content Provider dapat dijelaskan seperti
berikut ini :
- Biaya SMS Layanan Content Provider yaitu sebesar Rp. 2.000,-
- Sebelum persentase bagi hasil diterapkan, dari setiap 1 SMS yang masuk maka akan dikenakan biaya bearer (biaya SMS) dengan besaran sesuai ketentuan operator seluler, misalnya Rp. 350,-
- Maka sisa yang akan dihitung bagi hasilnya adalah Rp. 2000,- – Rp. 350,- = Rp. 1.650,-
Misalnya kesepakatan antara operator seluler dengan perusahaan
content provider mengenai bagi hasil adalah 50%-50%, maka masing-masing
keuntungan bagi kedua pihak adalah : 50% X Rp. 1.650,- = Rp. 825,- per
SMS yang masuk.
III. Kunci Bisnis Layanan Content Provider
Kunci sukses untuk menjalankan bisnis Layanan Content Provider ini
salah satunya adalah mempunyai layanan konten yang beragam serta
program-program yang menarik. Perusahaan Content Provider tidak dapat
pasif begitu saja, tapi harus aktif dan kreatif. Perusahaan Content
Provider harus dapat menciptakan program-program yang mampu menghasilkan
trafik SMS yang tinggi yang berarti pemasukan keuntungan bagi
perusahaan tersebut. Jadi tim kreatif serta usaha marketing adalah
faktor mutlak yang harus ada dan dimilik oleh setiap Perusahaan Content
Provider. Dan tentunya biaya marketing bisa berkali lipat lebih besar
dari pada biasa operasional teknisnya. Perusahaan Content Provider harus
beriklan, mempromosikan programnya dan lain sebagainya. Perusahaan
Content Provider besar yang ada biasanya mempunyai kontrak kerja tetap
dengan media masa terutama TV. Contohnya Visitel dengan Indosiar,
Infokom dengan MNC grup (RCTI, TPI, Global).
IV. Membuat Layanan Content Provider
Untuk membuat Layanan Content Provider, tentu saja perusahaan
Content Provider harus mengetahui teknologi atau protokol apa yang
digunakan masing-masing operator seluler untuk berkomunikasi dengan
computer server perusahaan Content Provider. Umumnya operator seluler
mensyaratkan perusahaan Content Provider harus memiliki computer server
dengan IP address publik sendiri dan bukan hosting (sewa space server). Server ini fungsinya untuk menampung data SMS yang khusus masuk melalui short number Layanan Content
Provider, kemudian memprosesnya (menentukan jawaban/reply atau data apa
yang harus dikirim ulang ke nomor Handphone konsumen yang memintanya),
dan mengirimkannya kembali ke SMSC operator seluler bersangkutan. Dari
tabel, anda bisa lihat teknologi/protokol apa yang digunakan oleh
masing-masing operator di Indonesia.
Tabel 1. Protokol Koneksi antara Operator Seluler dengan Perusahaan Content Provider.
- SMPP (Short Message Peer to Peer)
Merupakan protokol standar dalam industri telekomunikasi yang
dikhususkan untuk pertukaran pesan singkat atau SMS antar SMSC. Protokol
ini didesain berpasangan dan didasarkan pada konsep pertukaran data
dengan cara pengiriman data request/response lewat PDU atau protocol data unit melalui lapisan keempat OSI (Open System Interconnection)
menggunakan koneksi TCP atau X.25 SVC3. Untuk efisiensi, data tersebut
berupa data biner yang dikodekan. Protokol SMPP yang digunakan operator
seluler umumnya adalah versi 3.4. Pada versi ini, pada satu koneksi
dapat dilakukan pengiriman maupun penerimaan pesan. Pertukaran data
dilakukan secara sinkron maupun asinkron.
- HTTP/s (HyperText Transfer Protocol / Secure)
Protokol ini sangatlah populer seiring dengan populer-nya Internet
dan World Wide Web alias Web. Termasuk juga didalamnya WAP (Wireless
Application Protocol). Seperti juga SMPP, HTTP juga merupakan protokol
dengan konsep request/response antara client dengan server. Dimana yang
bertindak sebagai client misalnya adalah web browser dan sering disebut
sebagai user agent. Server, digunakan untuk menyimpan dan memperoses
data misalnya gambar atau HTML untuk ditampilkan kepada client.
Perbedaannya dengan SMPP adalah pada sifat HTTP yang lebih publik
dibandingkan SMPP yang cenderung privat. HTTPS sendiri merupakan versi
HTTP dengan koneksi yang aman.Default port yang digunakan untuk
mengaksesnya adalah nomor 443 berbeda dengan HTTP yang menggunakan 80
atau 8080.
- Software yang bisa digunakan
Umumnya para perusahaan Content Provider memodifikasi beberapa aplikasi software open source
atau gratisan disesuaikan dengan struktur dan jenis layanan yang akan
digunakan. Khusus untuk protocol SMPP saja yang sedikit rumit
implementasinya.
Untuk dapat terhubung dengan operator seluler, perusahaan Content Provider akan mendapatkan semacam login dan password
yang telah terdaftar dan diberi hak akses dengan level tertentu ke
jaringan operator seluler. Berikut adalah beberapa aplikasi/software
yang biasa dimodifikasi para Content Provider :
a. Logica (http://opensmpp.logica.com/)
Logica ini dikhususkan untuk protocol SMPP. Ada dua platform bahasa
pemrograman yang bisa digunakan yaitu Java dan Visual Basic atau VB.
Umumnya, perusahaan Content Provider yang menggunakan system operasi open source
lebih memilih Java ketimbang VB. Dengan menggunakan versi Java,
modifikasi yang perlu dan dapat dilakukan pun lebih banyak. Selain library
yang bisa digunakan bersama dengan aplikasi Java-nya, di website
tersebut tersedia pula simulator yang dapat digunakan untuk menguji
aplikasi SMPP anda sebelum dihubungkan dengan SMSC yang sesungguhnya.
Sebagian besar source yang diberikan di website ini menggunakan Java dan
minim dengan user interface berbentuk grafis.
b. Kannel (http://www.kannel.org/)
Kannel juga cukup popular digunakan oleh para perusahaan Content
Provider. Selain karena protocol yang didukungnya lebih lengkap
(SMPP,HTTP, UCP, EMI), platform bahasa pemrograman yang menggunakan C
pun dianggap memperkuat performa Kannel yang lebih cepat. Meski demikian
tak semua operator seluler menyarankan untuk menggunakan Kannel ini
karena adanya isu stabilitas layanan. Umumnya perusahaan Content
Provider dengan kapasitas SMS per detik yang besar memodifikasi
aplikasinya dari Kannel ini. Kannel bukan sekedar SMS gateway tapi juga
dapat digunakan sebagai WAP Gateway. Penggunaan utama Kannel adalah
untuk koneksi HTTP.
c. SMPP Class untuk PHP
Khusus untuk yang lebih suka dengan bahasa pemrograman PHP, bisa
mencoba menggunakan class SMPP yang dikhususkan untuk berkomunikasi
dengan SMSC operator seluler. Cara menggunakannyapun cukup mudah, namun
sayangnya hanya dapat mengirimkan SMS saja. Untuk menerima SMS, pihak
pembuatnya tidak menawarkannya secara gratis.
Referensi : dari berbagai sumber di internet
Posted in Wawasan Nusantara
Leave a comment
Manajemen Pengendalian Mutu
Dalam rekayasa dan manufaktur, pengendalian mutu atau pengendalian kualitas melibatkan pengembangan sistem untuk memastikan bahwa produk dan jasa dirancang dan diproduksi untuk memenuhi atau melampaui persyaratan dari pelanggan. Sistem-sistem ini sering dikembangkan bersama dengan disiplin bisnis atau rekayasa lainnya dengan menggunakan pendekatan lintas fungsional. ISO 9000 dan TQM (Total Quality Management) adalah contoh standar dan pendekatan yang digunakan untuk pengendalian mutu.
1. Perencanaan standar mutu meliputi proses
identifikasi kebutuhan masyarakat sasaran secara objektif dan setepat
mungkin serta mewujudkannya dalam program. Dengan demikian, kegiatan
yang akan dilakukan hendaknya didahului dengan survei langsung terhadap
permasalahan di masyarakat. Dari hasil survei dan masukan-masukan
masyarakat, direncanakan kegiatan, target sasaran dan kualitas kegiatan
pengabdian.
2. Pengendalian mutu adalah pelaksanaan
langkah-langkah (prosedur) yang telah direncanakan agar terkendali dan
taat prosedur, sehingga semua berlangsung sebagaimana mestinya. Setiap
item kegiatan harus taat prosedur dan perubahan item kegiatan dilakukan
setelah evaluasi yang cermat. Dengan demikian mutu kegiatan yang
direncanakan tercapai dan terjamin.
3. Peningkatan mutu kegiatan meliputi evaluasi untuk
menemukan kelemahan dan permasalahan dari informasi sebelumnya, yakni
perencanaan standar mutu, pengendalian mutu, dan informasi tentang
implementasi di lapangan. Dari hasil evaluasi, kemudian direncanakan
standar mutu dan metode pengendalian mutu yang baru. Keberhasilan
penjaminan mutu dapat diukur dari indikator-indikator sebagai berikut:
1). Relevansi, yakni kegiatan pengabdian dengan kebutuhan masyarakat pengguna yang menjadi target kegiatan.
2). Efisiensi, yakni kehematan penggunaan sumber daya dana,
tenaga, waktu, untuk produksi dan penyajian jasa pengabdian yang sesuai
dengan kebutuhan masyarakat pengguna.
3). Efektivitas, yakni kesesuaian perencanaan dengan hasil
yang dicapai, atau ketepatan sistem, metode, dan prosedur yang digunakan
untuk menghasilkan jasa yang direncanakan.
4). Akuntabilitas, yakni dapat tidaknya kinerja dan jasa tersebut dipertanggungjawabkan.
5). Kreativitas, yakni kemampuan lembaga mengadakan inovasi,
pembaharuan, atau menciptakan sesuatu yang sesuai dengan perkembangan
zaman, termasuk kemampuan evaluasi diri.
6). Empati, yakni kemampuan para pengelola pengabdian memberikan pelayanan sepenuh dan setulus hati kepada semua khalayak sasaran.
7). Ketanggapan, yakni kemampuan para pengelola kegiatan
pengabdian memperhatikan dan memberikan respons terhadap keadaan serta
kebutuhan masyarakat pengguna dengan cepat dan tepat.
8). Produktivitas, yakni kemampuan lembaga dan seluruh staf
pengelola untuk menghasilkan jasa yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat pengguna menurut rencana yang telah ditetapkan, baik secara
kuantitatif maupun kualitatif.
Salah satu dari tujuan implementasi ISO 9001:2000 adalah
terbentuknya proses yang terstandarisasikan dengan baik. Terwujud atau
tidaknya kondisi ini tentunya perlu untuk selalu dipantau dan
dikendalikan secara kontinu. Oleh karena itu, aktivitas Internal Audit menjadi salah satu prosedur wajib di dalam dokumentasi ISO 9001:2000, yang juga akan dapat memfasilitasi terbentuknya budaya continual improvement di lingkungan perusahaan.
ISO 19011 merupakan panduan dan acuan di dalam melakukan aktivitas Internal Audit
dimaksud. Sehingga pemahaman dan penguasaan terhadap standar dimaksud
menjadi hal yang sangat signifikan di dalam implementasi yang sukses
dari ISO 9001:2000.
Finding (atau temuan), sebagai hasil dari Internal Audit, merupakan hal-hal yang didapati yang menyatakan adanya ketidak-sesuaian dengan ISO 9001:2000. Berbagai finding ini tentu saja harus segera ditindak-lanjuti dengan Corrective Action dan diarahkan pada Preventive Action. Penanganan terhadap finding, dan juga untuk menciptakan continual improvement di perusahaan, akan sangat efektif bilamana difasilitasi dengan aktivitas Quality Control Circle (QCC) — melalui metodologi 8 Langkah dan 7 Alat.
Konsep pokok TQM :
Mempertahan dan meningkatkan mutu secara keseluruhan, sehingga memungkinkan
produk dan jasa perusahaan berada pada tingkat yang paling ekonomis yang dapat
memberikan kepuasan kepada pelanggan secara keseluruhan.
TQM ini sangat mengutamakan adanya Gugus Kendali Mutu ( Quality Control Circle ), yaitu :
- sebuah mekanisme dan dinamika yang menjamin adanya evaluasi
terhadap berbagai hasil yang diperoleh secara kontinyu, dalam sebuh
kelompok.
- Setiap anggota kelompok melakukan hal tersebut dengan
motivasi dan kesadaran yang mendalam akan tanggung jawabnya sebagi
anggota organisasi, yang hidup matinya tergantung dari kondisi orgnasasi
tempat ia bekerja tersebut.
- Setiap kelompok biasanya terdiri dari 3 – 8 orang, yang
secara sukarela mengadakan kegiatan pengendalian mutu di tempat ia
bekerja.
Ciri khas Gugus kendali mutu :
- Setiap anggota bekerja sama dan melakukan kegiatan atas prakarsa mereka sendiri
- Setiap anggota selalu berinteraksi untuk saling mempengaruhi
- Setiap anggota kelompok saling mengenal dengan baik, sehingga dapat berdiskusi secara terbuka
- Anggota kelompok mengadakan pertemuan secara rutin untuk mendiskusikan berbagai masalah guna mencapai tujuan bersama
Sikap yang diharapkan dari setiap anggota kelompok :
- Saling menghormati atas dasar persamaan
- Mengormati dan menghargai setiap prakarsa/inisiatiif dan kebebasan dari setiap anggota kelompok
- Saling memberi informasi, sehingga setiap masalah dapat diatasi bersama dengan optimal
Sasaran / tujuan yang hendak dicapai dalam Gugus Kendali Mutu :
- Mengurangi kesalahan yang ada dan sekaligus meningkatkan mutu
- Menyadari akan pentingnya kerja kelompok
- Mendorong dan meningkatkan partisipasi dan motivasi individu
- Membangkitkan sikap dapat mencegah dan mengatasi berbagai masalah
- Memperbaiki dan mengembangkan komunikasi dan hubungan antar pihak dalam perusahaan
- Mendorong pengembangan pribadi dan kepemimpinan
- Mendorong sikap dapat melakukan efisiensi dan perbaikan secara terus menerus
Mekanisme dalam Gusus Kendali Mutu :
Memutar roda : Plan → Do → Check → Action
- Plan, Rencanakan dengan baik sebelum memulai suatu pekerjaan ( mendesain,budgeting, scheduling, dll )
- Do, Kerjakan sesuai rencana
- Check, Periksa pekerjaan apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan ( apakah sesuai dengan spesifikasi dan keinginan pelanggan )
- Action, Ambil tindakan koreksi/penyesuaian atas
penyimpangan, susun rencana baru yg lebih baik ( periksa apakah
langganan puas dengan hasil tersebut )
8 langkah untuk mencapai tujuan yang diharapkan :
- Menemukan persoalan yang sebenarnya
- Menemukan penyebab terjadinya persoalan
- Mempelajari faktor yang paling berpengaruh
- Mempertimbangkan langkah-langkah yang tepat
- Menerapkan langkah yang tepat
- Mengecek hasil yang diperoleh
- Mencegah timbulnya persoalan yang sama
- Persoalan-persoalan lain yang tak terpecahkan
QUALITY CONTROL
1. Pengertian Qualitas
Dr. Armand V. Feigenbaum mengemukakan kualitas produk dan jasa ialah adalah seluruh
gabungan sifat-sifat produk atau jasa pelayanan dari pemasaran,
engineering, manufaktur, dan pemeliharaan di mana produk atau jasa
pelayanan dalam penggunaannya akan bertemu sesuai harapan pelanggan
Menurut ASQC (American Society for Quality Control) Kualitas ialah gambaran
total sifat dari suatu produk atau jasa pelayanan yang berhubungan
dengan kemampuannya untuk memberikan kebutuhan kepuasan.
Menurut J.M. Juran Kualitas adalah kesesuaian spesifikasi untuk penggunaan fitness for use). Lebih jauh lagi Juran mengemukakan lima dimensi kualitas yaitu :
- Rancangan (design), sebagai spesifikasi produk
- Kesesuaian (conformance), yakni kesesuaian antara maksud desain dengan penyampaian produk actual
- Ketersediaan (availability), mencakup aspek
kedapatdipercayaan, serta ketahanan. Dan produk itu tersedia bagi
konsumen untuk digunakan
- Keamanan (safety), aman dan tidak membahayakan konsumen
Guna praktis (field use) , kegunaan praktis yang dapat dimanfaatkan pada penggunaannya oleh konsumen.
Guna praktis (field use) , kegunaan praktis yang dapat dimanfaatkan pada penggunaannya oleh konsumen.
W. Edwards Deming mendefinisikan kualitas adalah apapun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Yang kemudian Deming mengemukakan 14 point yang dapat membantu dalam perbaikan dan peningkatan kualitas:
Membuat tujuan yang konsisten
Membuat tujuan yang konsisten
- Memimpin dalam mempromosikan perubahan.
- Membangun kualitas pda produk, menghentikan ketergantungan pada nspeksi
untuk menangkap permasalahan.
untuk menangkap permasalahan.
- Membangun hubungan jangka panjangberdasarkan kinerja bukan pada harga.
- Meningkatkan produk, kualitas, dan jasa secara terus menerus.
- Memulai pelatihan.
- Menekankan kepemimpinan.
- Membuang rasa takut.
- Mendobrak batasan antar departemen.
- Menghentikan pidato panjang lebar pada pekerja.
- Mendukung, membantu, memperbaiki.
- Mendobrak penghalang untuk bangga atar kinerja masing-masing.
- Mendidikan program pendidikan yang kuat dan perbaikan mandiri.
- Menempatkan orang di perusahaan untuk bekerja pada suatu transformasi.
Kualitas ialah kesesuaian terhadap permintaan persyaratan (The conformance of requirements-Philip B. Crosby, 1979).
Gaspersz (1997) menyatakan bahwa pada dasarnya kualitas mengacu kepada pengertian pokok yaitu
kualitas terdiri dari sejumlah keistimewaan produk, baik keistimewaan
langsung, maupun keistimewaan atraktif yang memenuhi keinginan pelanggan
dan dengan demikian memberikan kepuasan atas penggunaan produk.
Kualitas terdiri dari segala sesuatu yang bebas dari kekurangan atau
kerusakan.
Goetsch Davis mendefinisikan kualitas sebagai suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan.
Pengertian kualitas (quality) menurut IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology yang menyatakan kualitas sebagai:
The degree to which a system, component, or process meets customer or user needs or expectation.
The degree to which a system, component, or process meets customer or user needs or expectation.
2. Pengertian Quality Control
Quality Control adalah suatu kegiatan meneliti, mengembangkan,
merancang dan memenuhi kepuasan konsumen, memberi pelayanan yang baik
dimana pelaksananya melibatkan seluruh kegiatan dalam perusahaan mulai
dari pimpinan teratas sampai karyawan pelaksana (Dr. K. Ishikawa).
Quality Control adalah suatu sistem yang efektif untuk
mengintegrasikan kegiatan – kegiatan pemeliharaan dan pengambangan mutu
dalam suatu organisasi sehingga dapat diperoleh produksi dan servis
dalam tingkat yang paling ekonomis dan memuaskan konsumen (Feightboum).
Quality Control adalah akrivitas memelihara dan memperbaiki
produk dan service yang ditawarkan kepada perusahaan, quality control
bukan hanya menjadi tanggung jawab begian quality control saja, tetapi
seluruh karyawan atau pihak menjadi satu kesatuan memecahkan masalah ini
(Ishita Nobuyuki).
QC adalah pengendalian mutu dengan procedure kerja berdasarkan
referensi yang dapat diterapkan dan diimplementasikan langsung di proses
pekerjaan tersebut untuk memenuhi persyaratan minimum sebagai hasil
akhir pekerjaan.
3. TQC (Total Quality Control)
TQC (Total Quality Control) adalah sistem manajemen yang dinamis
yang mengikut sertakan seluruh anggota organisasi dengan penerapan
konsep dan teknik pengendalian kualitas untuk tercapainya kepuasan
pelanggan dan yang mengerjakannya.
Konsep dasar TQC :
- Kepuasan pemakai (Orientasi pemakai bukan orientasi Standard)
- Kualitas artinya mutu segala macam pekerjaan
- Kualitas adalah urusan setiap karyawan (bekerja sekali jadi dan benar)
-
Pengertian dari TQC :
- Total Quality Control adalah rangkaian kegiatan yang terus menerus dari Plan – Do – Check – Action (PDCA)
- Total Quality Control diselenggarakan tidak pada hasilnya, tetapi selama proses sampai dengan hasilnya
- Jangan menyalahkan siapapun juga
- Bicara dengan data/fakta dan unsur – unsur yang terukur
- Setiap kegiatan harus punya segi kegiatan perbaikan dan pencegahan
4. Tujuan Quality Control
Quality Control berarti memenuhi keinginan costumer terhadap produk
dan service, maka tujuan quality control berdasarkan pengertian
tersebut adalah :
- Quality adalah Kualitas produk dan kegiatan ( aktifitas kerja )
- Cost adalah Biaya
- Delivery adalah Penyampaian ( ketepatan dan cara )
- Safety adalah Keselamatan
- Environment adalah Ramah Lingkungan
Membuat keseimbangan antara quality dan cost. Kualitas dicapai
secara ekonomis dan efisien hanya bila tiap proses dapat memberi jaminan
kualitas pekerjaannya pada proses – proses berikutnya. Aktivitas QC
circle ( berkesinambungan ), operasional ZD ( Zero Defect )
5. Keuntungan dan Faktor Kegagalan Penerapan Quality Control
Keuntungan Penerapan Quality Control meliputi :
- Pembinaan/pengembangan personel
- Membina rasa kebersamaan
- Perbaikan Kualitas
- Pengurangan Biaya
- Perbaikan Sikap Mental
- Membangun Team yang tangguh
- Membangun kata sepakat dan motivasi
- Menumbuhkan sikap kreatif dalam memecahkan masalah
- Penghargaan terhadap karyawan
Kegagalan dalam penerapan Quality Control dapat disebabkan oleh :
- Meremehkan anggota team yang lain
- Tidak mendengarkan
- Suka interupsi
- Menggurui
- Rendah diri
- Mengabaikan kemampuan yang positif
- Tidak mengikut sertakan
- Menomor satukan orang lain
- Gagal berbicara
- Gagal berpraktek
- Seakan dirinya tidak terpakai
- Seakan dirinya nomor satu
- Menyembunyikan belang
6. Sejarah Quality Control
Sejarah Quality Control setelah Perang Dunia II ( 1939-1945) pada saat kekalahan Jepang atas Amerika :
- Tahun 1945, Jepang mengalami kekelahan perang dengan
Amerika. Penyebabnya adalah Amerika negara yang besar dan mempunyai
kemampuan yang lebih dibandingkan dengan Jepang, demikian juga untuk
kualitas peralatan perangnya, amerika menghasilkan peralatan yang
kualitasnya baik.
- Deming, W. Edwards ( 1900-1993), orang statistik dan tenaga
ahli manajemen berkwalitas yang bertindak sebagai seorang guru,
penasehat, dan konsultan bagi sejumlah korporasi penting, para pemimpin
bisnis, dan tenaga ahli pengendalian mutu. Deming revitalize dibantu
ekonom Jepang yang mengikuti Perang Dunia II ( 1939-1945) dan mengadakan
revolusi praktek bisnis dari banyak perusahaan di (dalam) Amerika
Serikat sepanjang 1980s
- Tahun 1950, Pada perang Amerika dengan Korea Utara, Jepang
menjadi basis militer Amerika terutama untuk memperbaiki peralatan
tempur Amerika, disinilah awalnya Jepang kemudian belajar mengenai
Quality Control.
- Tahun 1954, E. Deming ( Seorang Ilmuan dari Amerika )
diundang datang ke Jepang untuk memberi kuliah mengenai Quality Control.
- Tahun 1960, Jepang mulai mengadopsi dan menerapkan Quality Control pada industri – industrinya.
7. Prinsip Dasar Quality Control
- Qualitas adalah memenuhi keinginan sesuai yang diharapkan
oleh pelanggan, yaitu dengan memberikan barang serta service yang
memuaskan.
- Quality control adalah dari Top Managemen sampai dengan
seluruh karyawan benar – benar merasakan dan menyadari bahwa Quality
adalah jiwa dari perusahaan.
- Langkah – langkah yang dilakukan dalam Quality Control adalah Plan – Do Action ( Deming Circle ).
8. Quality Control, Sekarang dan Dunia Generasi Ketiga
QC
(Generasi Pertama )
|
TQC
(Generasi Kedua)
|
TQM
(Generasi Ketiga)
|
|
Industri dan Organisasi
|
Kekuatan Manufactur
|
Kekuatan kompetisi produk
|
Ekstensi dihargai
|
Obyek
|
Qualitas Produksi
|
Qualitas Produksi dan Service
|
Qualitas Manajemen
|
Lingkup Aktivitas
|
Produk
|
Perusahaan, Group
|
Hubungan antar manusia
|
Tujuan QC
|
Cocok dengan permintaan
|
Memuaskan Costumer
|
Memuaskan stock holder
|
Cara Pemikiran Jaminan
Kualitas
|
Produk Out
|
Market in
|
Society in
|
Qualitas Barang
|
Produk Q
|
Produk QCD
|
Gabungan ( Quality )
|
Sasaran Manajemen
|
Product
|
Proses
|
Sistem Manajemen
|
Cara Pemikiran Manajemen
|
Pengandalian dan Kontrol
|
Manajemen dan Operasional
|
Strategi Manajemen
|
Rentang Kontrol
|
Pemeliharaan kaizen
|
Kaizen stop
|
Pengutamaan reformasi
|
Lingkup Perawatan
|
Perbaikan Sementara
|
Perbaikan sebelum berhenti
|
Pencegahan
|
9. Langkah-langkah Dalam Quality Control
- Langkah pertama dalam quality control adalah benar – benar
mengerti dan memahami keadaan ( kelemahan maupun kelebihan ) yang ada
pada diri sendiri.
- Selanjutnya adalah mampu mengurangi kesalahan pada diri sendiri.
- Setelah menemukan penyebab masalahnya, ambil penyebab nomor 1 dan 2 , buang penyebab nomor 3,4, dan seterusnya.
- Jangan hanya melihat hasilnya tetapi check satu – persatu prosesnya.
- Check dan yakinkan fakta yang ada di lapangan, dengan produk dan data.
- Lakukan pengamatan pada nilai rata – rata dari hasil data, karena bisa saja terjadi ketidak seimbangan nilai rata – rata.
- Jangan hanya melakukan penyelidikan, tetapi dari hasil penyelidikan di check satu persatu prosesnya.
- Cara bekerja serta urutan bekerja jangan hanya disampaikan secara lisan tetapi sampaikanlah dalam bentuk tulisann.
- Kalau melihat sesuatu yang abnormal, segera lakukan
action,stop mesin, hubungi maintenance, segera cari penyebabnya dan
lakukan tindakan perbaikan.
- Jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali.
Fungsi QC :
- checking atau inspeksi terhadap produk berdasarkan procedures yang dibuat QA
- mengevaluasi dan menindaklanjuti agar persyaratan mutu yang ditetapkan tercapai
SIFAT QC :
QC: reactive, problem solving in nature.
Output Utama dari Quality Control Adalah :
- acceptance decisions (keputusan-keputusan penerimaan)
- rework (pengecekan ulang)
- process adjustments (penyelesain2 proses)
The 7 QC Tools
The 7 QC tools adalah alat-alat bantu yang bermanfaat untuk
memetakan lingkup persoalan, menyusun data dalam diagram-diagram agar
lebih mudah untuk dipahami, menelusuri berbagai kemungkinan penyebab
persoalan dan memperjelas kenyataan atau fenomena yang otentik dalam
suatu persoalan.
PENGGUNAAN QC TOOLS :
- EFISIEN, maksudnya adalah ketepatan dalam memilih alat bantu yang sesuai dengan karakteristik persoalan yang akan dibahas
- EFEKTIF,
artinya bahwa penggunaan alat bantu tersebut dilakukan dengan “benar”,
sehinggA persoalan menjadi lebih jelas, mudah dimengerti dan memberikan
peluang untuk diperbaiki
A. Checksheet
Alat bantu ini sangat tepat digunakan sebagai alat PENGUMPUL DATA,
tetapi tidak cukup memenuhi syarat bila digunakan untuk menganalisa
data, karena semua data yang dikumpulkan adalah data fenomena/fakta yang
sedang terjadi (berlangsung). Itulah sebabnya dikatakan bahwa
Checksheet adalah alat bantu yang digunakan pada saat suatu
proses/kegiatan berlangsung.
B. Pareto Diagram
Pada suatu diagram Pareto akan dapat diketahui, suatu faktor
merupakan faktor yang paling prioritas dibandingkan faktor-faktor
(minimal 4 faktor) lainnya, karena faktor tersebut berada pada urutan
terdepan, terbanyak atau pun tertinggi pada deretan sejumlah faktor yang
dianalisa.
C. Histogram
Dikenal juga sebagai grafik distribusi frekuensi, salah satu jenis
grafik batang yang digunakan untuk menganalisa mutu dari sekelompok data
(hasil produksi), dengan menampilkan nilai tengah sebagai standar mutu
produk dan distribusi atau penyebaran datanya
Secara umum, histogram biasa digunakan untuk memantau pengembangan
produk baru, penggunaan alat atau teknologi produksi yang baru,
memprediksi kondisi pengendalian proses, hasil penjualan, manajemen
lingkungan dan lain sebagainya.
D. Scatter Diagram
Alat bantu ini sangat berguna untuk mendeteksi korelasi (hubungan)
antara dua variable (faktor), sekaligus juga memperlihatkan tingkat
hubungan tersebut (kuat atau lemah).
Pada pemanfaatannya, scatter diagram membutuhkan data berpasangan
sebagai bahan baku analisisnya, yaitu sekumpulan nilai x sebagai faktor
yang independen berpasangan dengan sekumpulan nilai y sebagai faktor
dependen.
E. Control Chart
Ini adalah sebuah alat bantu berupa grafik yang akan menggambarkan
stabilitas suatu proses kerja. Melalui gambaran tersebut akan dapat
dideteksi apakah proses tersebut berjalan baik (stabil) atau tidak ?
Control Chart sangat bermanfaat untuk memonitor proses operasional
atau produksi agar bila terjadi suatu penyimpangan dapat segera
ditindaklanjuti. Menggunakan alat bantu ini secara kontinyu, akan bisa
mencegah persoalan mutu yang berlarut-larut dan cacat produk yang
berlebihan.
F. Graphs (Block diagram, Pie Chart, Sun Chart etc.)
Grafik biasa digunakan sebagai alat bantu untuk menerangkan suatu
kondisi, menggambarkan trend, memprediksi situasi secara lebih jelas,
melalui sejumlah data yang digambarkan, baik dalam bentuk balok (block),
lingkaran (Pie Chart), garis (Line chart) dan lain sebagainya.
Penggambaran grafik yang tepat akan memberikan kemudahan dalam
membaca data yang ditampilkan, sehingga memungkinkan untuk penelitian
atau analisa lebih lanjut.
G. Ishikawa Diagram
Alat bantu ini menggambarkan tentang suatu kondisi “penyimpangan
mutu” yang dipengaruhi oleh bermacam-macam penyebab yang saling
berhubungan.
Manfaat optimum diperoleh bila Ishikawa Diagram mampu menampilkan
akar-akar penyebab yang sesungguhnya dari suatu penyimpangan
(ketidakbermutuan).
Bagaimana memilih QC Tools dengan tepat ?
Semua jenis QC Tools adalah alat yang mampu memberikan hasil analisa yang optimum bila digunakan dengan tepat.
Kunci ketepatan dalam memilih adalah terletak pada pemahaman yang
mendalam tentang karakteristik masing-masing alat bantu (QC Tools)
tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar